Kamis, 20 Februari 2020

TOKOH REPUBLIK (2)

BUNG KARNO & HARI-HARI BERSEJARAH DI AWAL NKRI (2-HABIS)

Oleh: Hendy UP *)

● 27 November 1949:
Penyelenggaraan Konferensi Medja Bundar (KMB) di Den Haag Belanda. Bung Hatta bertindak mewakili RI dan menandatangani dokumen perjanjian KMB.

● 17 Desember 1949:
Bung Karno dipindahkan ke Djakarta.

● 28 Desember 1949:
Kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia.

● 17 Oktober 1952:
Meriam tentara diarahkan ke Istana Negara yang dikenal dengan "Peristiwa 17 Oktober".

● 7 Juli 1953:
Bung Karno menikah (ke-3) dengan Ny. Hartini.

● 18 April 1955:
Penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika dibuka Bung Karno di Bandung.

● Juli 1955:
Bung Karno menunaikan ibadah haji.

● 29 September 1955:
Pemilu I untuk memilih anggt. DPR.

● 15 Desember 1955:
Pemilu II untuk memilih anggt. Konstituante.

● 10 November 1956:
Pembukaan Sidang Konstituante di Bandung.

● 1 Desember 1956:
Bung Hatta mengundurkan diri dari jabatan Wapres.

● 21 Februari 1957:
Konsepsi Presiden diumumkan Bung Karno di Istana Negara.

● 1957:
Percobaan pembunuhan kepada Bung Karno yang dikenal "Peristiwa Tjikini".

● 14 September 1957:
Pernyataan bersama Bung Karno dan Bung Hatta.

● 15 Februari 1958:
Pemberontakan PRRI/PERMESTA meletus.

● 5 Juli 1959:
Dekrit Presiden tentang Pembubaran Konstituante dan kembali ke UUD 1945.

● 17 Agustus 1959:
Manifesto Politik (Manipol) RI dinyatakan sebagai Garis-Garis Besar Haluan Negara.

● 1960:
Percobaan pembunuhan kpd Bung Karno dengan serangan roket ke Istana Negara.

● 30 September 1960:
Pidato Bung Karno di Sidang Umum PBB yang berjudul "To Build The World a New" dan mendapat sambutan luas.

● 1961:
Percobaan pembunuhan terhadap Bung Karno dg pistol ketika melaksanakan ibadah shalat Idul Adha di halaman Istana Merdeka.

● 19 Desember 1961:
Tri Komando Rakyat (Trikora) diumumkan di Yogyakarta.

● 3 Maret 1962:
Bung Karno menikah (ke-4) dengan Ratna Sari Dewi dari Jepang.

● 1 Oktober 1962:
Irian Barat (Papua Barat) diserahkan Belanda kpd United Temporary Executive Administration (UNTEA).

● 24 April 1963:
Pembukaan Konferensi Wanita Asia-Afrika di Jakarta.

● 1 Mei 1963:
Irian Barat kembali ke pangkuan NKRI.

● 4 Mei 1963:
Bung Karno berkunjung ke Irian Barat.

● 21 Mei 1963:
Bung Karno menikah (ke-5) dengan Ny. Haryati.

● 10 November 1963:
Pembukaan Games of New Emerging Forces (GANEFO) yang pertama di Jkt, sebagai pesta olahraga bagi negara-negara berkembang untuk menyaingi pesta olahraga Olimpiade.

● 3 Mei 1964:
Dwi Konando Rakyat (Dwikora) diumumkan.

● 6 Maret 1965:
Pembukaan Konferensi Islam Asia-Afrika dibuka di Bandung.

● 18 April 1965:
Peringatan pertama Dasawarsa Konferensi Asia-Afrika di Jkt.

● 30 September 1965:
Gerakan kontra revolusi meletus di Jkt yang dikenal dengan "G-30S PKI".

● 1 Oktober 1965:
Para pahlawan gugur akibat pembantaian di Lubangbuaya oleh PKI.

● 11 Maret 1966:
Presiden Soekarno mengeluarkan SURAT PERINTAH SEBELAS MARET (Supersemar) kepada Menteri Pangad Letnan Soeharto utk mengendalikan keamanan negara.

● 20 Februari 1967:
Presiden Soekarno menyerahkan kekuasaan kepada Djenderal Soeharto.

● 7-12 Maret 1967:
Bung Karno diberhentikan sebagai Presiden RI oleh MPRS setelah pidato pertanggunganjawaban yang berjudul "Nawaksara" ditolak MPRS.

● 21 Juni 1970:
Bung Karno wafat setelah dikenai tahanan rumah selama 3 tahun, di Wisma Yaso Jkt dan di Batutulis Bogor.

● 21 Juni 1979:
Peresmian Pemugaran Makam Bung Karno di Blitar oleh Presiden Soeharto.

● 14 Mei 1980:
Ibu negara Fatmawati wafat di Jakarta.  [*]

*) Muarabeliti, 20 Februari 2020.

0 komentar:

Posting Komentar