Selasa, 28 April 2026

JERAMBAH MUARABELITI (1)

Oleh: Hendy UP *) 

       Dalam KBBI, kata jerambah bermakna "lantai yang berada pada ketinggian, tidak beratap, tempat mencuci pakaian dan/atau perabot dapur dan menjemur pakaian". Tempat semacam itu, di Muarabeliti mungkin yang disebut "garang"  atau "gehang" (dengan dialek khas Muarabeliti). Biasanya terbuat dari susunan bambu tua, berada di luar bangunan utama, tetapi tersambung dengan dapur rumah panggung. Di bawahnya kadang digunakan untuk merendam para (getah karet yang dibekukan) dan pagar kawat (kandang) kuat nan anti maling. 
      Adapun kata jerambah, dalam bahasa tutur masyarakat Muarabeliti dan sekitarnya adalah sinonim dari jembatan. Di era Kolonial Belanda, jerambah sering disebut "brug";   jerambah gantung disebut "hangbrug", penyebrangan sungai disebut "voetgangersbrug". 
       Entah sejak kapan, awal mula dibangun jerambah besi di Muarabeliti; sepanjang pelacakan dokumen bari, saya belum menemukannya.


 Di duga kuat dibangun pada tahun 1900-an saat Kontroleur Muarabeliti mulai eksis, atau pada tahun 1930-an berbarengan dengan pembangunan rel kereta api Palembang ~ Lubuklinggau. 

*) Muarabeliti, 15 Juli 2022

0 komentar:

Posting Komentar